oleh

Kemendagri Gelar Seni Budaya & Temu Tokoh, Raja, Sultan, Datuk, Penglingsir, Pemangku Adat Istiadat dan Ormas/LSM

BENGKULU –  Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan penguatan bagi Budaya & Temu Tokoh, Raja, Sultan, Datuk, Penglingsir, Pemangku Adat Istiadat dan Ormas/LSM bidang Kebudayaan dalam pelestarian dan pengembangan Seni dan Budaya Nusantara dan Temu Tokoh, Raja, Sultan, Datuk, Penglingsir, Pemangku Adat Istiadat dan Ormas/LSM bidang Kebudayaan di Bengkulu Selasa –Rabu, 28-29 November 2017, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya menyelenggarakan Gelar Seni Budaya & Temu Tokoh, Raja, Sultan, Datuk, Penglingsir, Pemangku Adat Istiadat dan Ormas/LSM bidang Kebudayaan di Bengkulu, Selasa –Rabu, 28-29 Nobember 2017.

Kegiatan yang dijadwalkan akan dibuka oleh pejabat dari kantor Gubernur Bengkulu ini diadakan di Balai Semarak, Gedung Daerah Provinsi Bengkulu Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 60, Kota Bengkulu.

Menurut  Kasubdit Seni Budaya Direktorat Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya, Dra. Elly Yuniarti, MM kegiatan Gelar Seni Budaya & Temu Tokoh  ini dimulai dengan Sidang Mufakat Rajo Penghulu dalam rangka Menyambut Mendah Raja, Sultan, Datuk, Penglingsir, Tokoh Adat, Pemangku Adat Istiadat, Pengulu, Budayawan, dan Ormas, LSM bidang Kebudayaan akan disampaikan oleh Ketua Adat Kota Bengkulu.

Sejumlah nara sumber dari Ditjen Polpum direncanakan hadir yaitu, Dirjen Polpum, Soedarmo untuk membuka acara dan Direktur  Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya, Drs.  Lutfi TMA.

“Juga akan akan membuka dialog interaktif antara Gubernur,  Dirjen Polpum, dan Pak Lutfi dengan para peserta,” papar Elly.

Paparan dari pakar juga akan memperkaya kegiatan ini. Pemerhati Budaya DR. Ir. Sapto Supono, M.Si akan memaparkan materi berjudul Merajut Seni dan Budaya Nusantara untuk Indonesia Raya, Presiden Komite Perdamaian Dunia 202 Negara, DR.Djuyoto Suntaniberjudul dari Bengkulu untuk Peradaban Dunia dan Ketua Badan Musyawarah Adat Kota Bengkulu, Drs. H.S. Effendi, MS, dengan materi berjudul Membangun Jiwa Bangsa Berpotensi Kearifan Lokal sebagai Daya Pemandu Generasi Era Digital.

“Kegiatan ini akan dimeriahkan dengan Penampilan 11 Tari Tradisional dari 11 Kabupaten/Kota se- Provinsi Bengkul,” tutur Elly.

Ditambahkannya, dalam koordinasi kesiapan kegiatan ini pada Senin (27/11/2017) pengarahan yang dihadiri pihak Pemda  Bengkulu diwakili oleh Karo pemerintahan, Rehal Ismail, Ketua Badan Musyawarah Adat Bengkulu, Efendi.

Kasubdit Seni Budaya Direktorat Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya, Dra. Elly Yuniarti, MM memantau kesiapan pelaksanan kegiatan Temu Tokoh Adat dan Pentas Seni dan Budaya di Balai Semarak, Gedung Daerah Provinsi Bengkulu Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 60, Kota Bengkulu.

“In sha Allah kami siap gelar dialog dan pentas seni dan budaya asal Bengkulu esok,” pungkas Elly. (Endy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed