oleh

FBN DKI Jakarta Kutuk Teror Bom atas 3 Gereja di Surabaya

-Hukum, Nasional-3.667 views

JAKARTA – Forum Bela Negara DKI Jakarta mengutuk dengan keras pelaku teror bom yang menyasar umat Nasrani yang sedang beribadah di 3 gereja terpisah di Surabaya, Jawa Timur, Pagi ini.

“Kami bela sungkawa sedalam-dalamnya, mengutuk keras pelaku bom bunuh diri yang membunuh umat Nasrani yang sedang beribadah di gereja, dan meminta aparat polisi segera membongkar otak inntelektual di balik teror ini” tegas Ketua DPW DBN DKI Jakarta, Morris Kussoy di  di Jakarta, Minggu (11/5/2018).

Menurut Morris, apapun motif pengecut pelaku dengan membunuh manusia yang tidak berdosa adalah merupakan tindakan biadab yang tidak sesuai dengan peri kemanuian.

Pria yang sedang  menempun program Magister bidan Hukum di Universitas Jayabaya ini mengatakan terorisme merupakan kejahatan kemanusiaan. Dia meminta pemerintah dan aparat kepolisian segera mengusut dengan tuntas otak di balik teror bom di 3 gereja ini.

“Tindakan terorisme merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Dan penanganan terorisme tak bisa lagi diberi tindakan yang biasa-biasa saja,” ujarnya.

Baca Juga:  Direktur PD Bhumi Pala Wisata Temanggung Resmi Ditahan

Srikandi PP turut mengecam teror di Surabaya pagi tadi. Tindakan sangat biadab dan anarkis  terlebih dilakukan di rumah ibadah.

“Kami mengutuk siapapun yang bertindak anarkis ke manusia terlebih lagi di rumah ibadah,” kata teteh maya.

Ledakan bom pagi tadi terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jl Ngagel Madya Utara, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Surabaya di Jl Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jl Arjuna. Sejauh ini, ada 11 korban tewas dan 41 orang luka-luka akibat kejadian itu.

Korban tewas berada di 3 rumah sakit, yakni 1 orang di RSU dr Soetomo, 1 orang di RS Bedah Surabaya dam 8 orang di lokasi gereja.

“Kami tutur bela sungkawa kepada korban yang meninggal dunia dan kepada keluarga yang ditinggalkan,” pungkas Teteh Maya. (Zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed