Beranda Ekonomi Cegah Kekerasan,  Kesbangpol DKI Jakarta Gelar Kegiatan Peningkatan Pemahaman Sistem Deteksi Dini

Cegah Kekerasan,  Kesbangpol DKI Jakarta Gelar Kegiatan Peningkatan Pemahaman Sistem Deteksi Dini

85
0
BERBAGI

CISARUA – KEAMANAN di ibukota merupakan kunci utama pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk menjalankan program-programnya. Apalagi jelang penyelengaraan Asean Games yang akan dibuka dalam waktu dekat ini maka peran warga diperlukan untuk menjaga kondusifnya ibukota.

Harapan itu disampaikan  Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si kepada para peserta yang mengikuti kegiatan “Peningkatan Peningkatan Pemahaman Sistem Deteksi Dini Angkatan II 2018 di Hotel Puncak Raya, Cisarua, Jawa Barat, Selasa (24/7/2018).

Menurut Taufan, peran serta warga sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah bisa bekerja dengan baik. Dia menjelaskan, gangguan terhadap keamanan ini tidak melulu bersumber dari masalah terorisme dan radikalisme, tetapi kekurangan supply telur dan beras juga bisa terganggunya kemanan di ibukota.

Dijelaskannya, dengan jumlah penduduk Jakarta sebesar 12 juta pada siang hari dan 8 juta pada malam hari, jelas kebutuhan akan sembako itu terus meningkat. Karena itu, urusan beras dan telur juga menjadi urusan Kesbangpol DKI Jakarta.

“Jadi urusan sembako juga bisa mengganggu stablitas di ibukota,” gugahnya.

Kesbangpol DKI Jakarta juga mencatat permasalahan sosial lain yaitu masih adanya sekitar 300 ribu warga ibukota yang masih belum mendapatkan pekerjaaan alias menganggur. Taufan mendorong agar teman-teman yang tergabung dalam ormas ini seperti Hibbul Wathan, PII dan lain-lainnya turut mengajak anggotanya untuk mengikuti pelatihan ketrampilan yang disediakan disnaker terdekat di wilayah masing-masing.

Taufan menambahkan, dengan memberikan kesempatan bekerja kepada warga Jakarta itu, maka akan mengurangi permasalahan sosial. Masalah sosial seperti kriminalitas biasanya terjadi karena orang tidak mendapatkan kesempatan bekerja secara baik. Karena itu, dengan bekerja, maka orang tidak akan punya waktu untuk berbuat hal-hal negatif.

‘Teman-teman bisa berkonstribusi dengan membantu pemerintah mengatasi masalah pengangguran di ibukota,” harapnya.

Kesbangpol DKI Jakarta mengharapkan warganya memiliki ketrampilan dan kompetisi yang setara dengan negara-negara Asean. Pasalnya, di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah berjalan saat ini, pekerja Indonesia dituntut untuk memiliki kompetisis yang setaraf dengan pekerja dari Malaysia, Singapura dan Filipina.

“Kita tidak boleh dengan negara lain dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM). Karena di era MEA ini, siapa yang unggul dalam bidangnya maka dialah yang akan mendapatkan pekerjaan yang baik,” pungkasnya. (Zul dan Endi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here