Beranda Ekonomi Kesbangpol DKI Jakarta Dukung Program Pembukaan 200 Ribu Wirausaha Baru

Kesbangpol DKI Jakarta Dukung Program Pembukaan 200 Ribu Wirausaha Baru

63
0
BERBAGI

CISARUA – SEMANGAT Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan  untuk memajukan kota Jakarta dengan menumbuhkembangkan 200 ribu pengusaha baru merupakan terobosan kebijakan yang patut didukung masyarakat.

Terkait upaya penciptaan 200 ribu pengusaha baru itu, Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol, ) DKI Jakarta kembali menggelar Kegiatan “Peningkatan Ketahanan Ekonomi Angkatan V Tahun 2018” di Hotel Bale Arimbi, Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/8/2018).

Berbicara kepada 120 peserta kegiatan dari berbagai komunitas pengusaha asal Jakarta di forum Kesbangpol DKI Jakarta, Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si., mengatakan  pihaknya terus berupaya memfasililasi kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya wira usaha baru di Jakarta.

Taufan menjelaskan, dari kegiatan Peningkatan Ketahanan Ekonomi Angkatan V Tahun 2018” yang sudah memasuki angkatan ke V ini berarti sudah ada sekitar 500 lebih calon pengusaha baru yang termotivasi untuk membuka usaha baru atau mengembangkan usaha yang sudah ada selama ini.

Kepada para usaha yang sudah membuka usaha, Taufan menyarankan agar mereka jika membutuhkan dana usaha sebagai tamahan modal jangan memakai jasa rentenir yang bunganya tinggi. Kesbangpol DKI Jakarta dalam forum kegiatan ini ada menghadirkan pembicara dari Bank DKI Jakarta yang akan berbicara tentang peran serta perbankan dalam mengembangkan usaha UKM binaan pemerintah.

“Kami mengharapkan agar anda betul-betul memanfaatkan informasi dari Bank DKI Jakarta ini untuk mendapatkan bantuan penguatan dana,” papar  Taufan.

Selain penguatan pendanaan, lanjut Taufan, pihaknya akan berupaya untuk memfasilitasi program-program pendamping lain berupa pemasaran dan peningkatan SDM.

Kepada para peserta, Taufan juga meminta agar mereka terus meningkatkan profesionalitasnya di bidang masing-masing. Dia mengingatkan, persaingan bursa kerja domestik kini kian ketat ketika Indonesia saat ini sudah masuk dalam zona ekonomi Masyarakat Ekonomi Asean/MEA.

“Tingkatkan kompetensi anda dan kuasai bahasa Inggris. Anda kini sudah memasuk persaingan global di mana profesionalitas dan kompetensi menjadi ukuran karir anda,” gugah Taufan.

Sementara itu, dalam laporan kegiatannya, Kasubdit Ketahanan Ekonomi,  Seni dan Budaya, Dra. Yayuk S Hari mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, Senin tanggal 13-16 Aguatus 2018 dan dihadiri 120 orang terdiri dari Aliansi Masyarakat Peduli Bahari,Palang Merah Indobesia Jakarta Selatan, Pelaku Ekonomi OK OCE, RW 02 kelurahan Cempaka Putih Barat dan Karang Taruna Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan diprovinsi DKI Jakarta.

Adapun narasumbernya yaitu, Anggota DPRD Prov. DKI Jakarta, Ferial Sopyan  berbicara tentang “Peran Legislatif Dalam Rangka Peningkatan Ekonomi Kreatif,” Deputi Bidang Pengembangan SDM  Kementrian Koperasi Dan UKM, dengan “Strategi memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui program gerakan kewirausahaan Nasional.”

Direktur Bank DKI Jakarta, “Peran Perbankan dalam Mengembankan Sektor Usaha Kecil Menengah Warga DKI Jakarta.”

Kasubdit Ekonomi Polka Metro Jaya, AKBP Elfian membahas “Peran Polri Dalam Menjaga Stabilitas Ketahanan Ekonomi di Provinsi DKI Jakarta. “

Asesor Kompetensi Kementrian Pariwista Trainer dan Motivator, H. pay. paiya mengulas “Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam Menciptakan Lapangan Kerja di Masyarakat,” dan Trainer dan Motivator, Riany Linardi berbicara tentang  “Menciptakan Entrepreneur di Masyarakat.” (Zul dan Endi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here