Beranda Politik Kemendagri Sharing Isu Aktual Dengan 150 Warga Menteng

Kemendagri Sharing Isu Aktual Dengan 150 Warga Menteng

85
0
BERBAGI

JAKARTA – DALAM rangka mengawal jalannya pelaksanaan masa kampanye  damai yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari mulai tanggal 23 September sampai 17 April 2019, Kemendagri melalui Direktorat Politik Dalam Negeri menggelar “Forum  Komunikasi Sosial dan Pembahasan Isu-Isu Strategis Bidang Politik Dalam Negeri” bersama warga Menteng, di Hotel Royal,  Kuningan, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Menurut Direktur Politik Dalam Negeri, Drs. La Ode Ahmad, M. Si., Forum sharing  antara pemerintah bersama 150 warga yang berada di Kecamatan Menteng ini dimaksudkan sebagai media untuk mengajak masyarakat untuk saling bertukar informasi terkait isu–isu strategis bidang politik jelang Pemilu Serentak 2019.

Pemerintah, kata La Ode, telah menetapkan hari Rabu  tanggal 17 April 2019 sebagai hari libur nasional agar masyarakat bisa ikut melaksanakan hak politiknya untuk memilih Presiden dan wakilnya, serta anggota legislatif baik di pusat maupun di daerah.

Kemendagri meminta agar masyarakat ikut memastikan dirinya dan anggota keluarganya telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Tambahan. La Ode juga meminta agar masyarakat memberikan  Trust (kepercayaan) kepada penyelenggaraan Pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu.

La Ode menjelaskan,  Pemliu 2019 ditandai dengan jumlah pemilih milenial yang sangat banyak jumlahnya. Mengutip data KPU, jumlahnya mencapai 70-80 juta dari sekitar 193 juta pemilih. Artinya mencapai 35-40 persen yang memiliki pengaruh besar terhadap hasil pemilu.  Generasi ini berusia dari 17 hingga 35 tahun.

“Mereka pemilih yang idealis, visionier, dan pemilih yang cerdas.  Wajar bila pemilih milenial akan menjadi kunci kemenangan, sekaligus membawa semangat pemilu menjadi pesta demokrasi yang cerdas, santun dan beradab,” katanya

Kepada para pemuda Menteng, mantan Direktur Ormas Kemendagri ini mengharapkan agar membantu memberikan informasi terkait program-program kampanye dari capres dan caleg kepada teman, kerabat dan masyarakat

“Mereka menentukan naiknya skore Indeks Demokrasi Indonesia. Kami harapkan, peranan mereka bisa meningkatkan skores IDI menjadi 77,5 persen,” pungkasnya. (Zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here