Beranda Nasional
14
0
BERBAGI

 

Taufan Serukan 110 Peserta Dialog Interaktif Perangi Narkoba

 

CISARUA – BADAN Kesbangpol DKI Jakarta menilai status darurat narkoba di Jakarta yang sudah sangat mengkawatirkan ini harus mendapat perlawanan dari masyarakat.

 

“Perkembangan penyalahgunaan narkoba saat ini di DKI Jakarta sudah masuk ke semua tingkatan mulai dari anak-anak SD, SMP, SMA, Mahasiswa, politisi, pejabat publik, oknum TNI, Polri, PNS hingga orang tua,” ujar pernyataan itu disampaikan oleh Plt. Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri ketika membuka kegiatan Dialog Interaktif Pencegahan, Peredaran, Penanggulangan, dan Penyalahgunaan Narkotika di DKI Jakarta Angkatan Ke 4 Tahun 2018,” di Hotel Grand Prioritas, Cisarua, Selasa (16/10/2018).

 

Menurut Taufan, peredaran Narkoba kini sudah memasuki status darurat narkoba. hal ini ditunjukkan dengan data dari Kesbangpol DKI Jakarta yang mencatat bahwa setiap RW yang ada di Jakarta sudah tidak ada lagi yang bebas narkoba.

 

Taufan menjelaskan, Pemda DKI begitu semangat untuk melakukan upaya pencegahan narkotika karena menilai generasi muda DKI Jakarta yang merupakan generasi penerus yang harus diselamatkan dari dampak negatif dan mematikan dari efek penggunaan narkoba.

 

Alumni FISIP Universitas Nasional ini menuturkan bahwa narkoba biasanya dimulai dari pergaulan di kalangan teman-teman sekolah dan lingkungannya. Mulanya jangan coba-coba hingga kemudian menjadi adiktif atau kecanduan bahkan ada yang kemudian menjadi pengedar narkotika.

 

Pada kesempapada kesempatan itu Taufan menjelaskan visi dan misi Gubernur DKI Jakarta yang hendak membangun maju kotanya bahagia warganya hanya bisa diwujudkan jika warganya itu tumbuh dengan sehat, sdm-nya.

Karena itu lanjut Taufan Pemda DKI mengkampanyekan  kaum muda dan warga masyarakat ikut perangi narkoba guna menyelamatkan generasi muda dari ancaman dampak mematikan narkoba ini.

“Kalian adalah pionir bagi angkatan kalian untuk bantu Pemda DKI melakukan upaya pencegahan peredaran,  penanggulangan dan penyalahgunaan narkotika di Jakarta,” harap Taufan.

Pada kesempatan itu, Taufan meminta agar generasi muda penerus bangsa untuk aktif dalam wadah organisasi generasi muda seperti Karang Taruna, Pramuka, PMR Remaja Masjid dan Organisasi Kepemudaan sejenis lainnya.

‘Dengan menyibukkan diri di organisas kepemudaan, kalian tidak akan terkena pengaruh pengedaran narkoba,: gugah Taufan,

Dialog Interaktif Pencegahan, Peredaran, Pnanggulangan, dan Penyalahgunaan Narkotika di DKI Jakarta ini diikuti 110 peserta terdiri dari Organisasi Purna Paskibraka Indonesia, Madrasah Aliyah DKI, STT PLN DKI Jakarta, Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia,  Badan Koordinasi Majelis Ta’lim (BKMT), Dewan Masjid Indonesia  (DMI), dan Dunia Melayu Dunia Islam. (Zul)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here