Beranda Daerah Lutfi: Ormas Berperan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lutfi: Ormas Berperan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

194
0
BERBAGI

MEDAN – KEMENTRIAN Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum menggelar Forum Kemitraan Organisasi Kemasyarakatan dalam rangka Peningkatan Kapasitas Kelompok Perempuan, Penyandang Difabel, dan Kelompok Rentan/Marjinal Lainnya.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Le Polonia Medan, Kamis        (18/10/2018) ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Ibnu Sri Hutomo, MM, Plh., Direktur Organisasi Kemasyarakatan Polpum Kementerian Dalam Negeri, Drs. Lutfi T.M.A., M.Si, dan menghadirkan Narasumber yang antara lain, Asisten Deputi Mensesneg Hubungan Ormas dan Orpol, M. Ari Setiawan, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Tri Agung Kristanto serta Praktisi Ormas, Agung Wijaya Praktisi Ormas.

Dalam sambutan pembukaan, Lutfi menyampaikan bahwa Kemendagri berkepentingan untuk hadir pada kegiatan yang penting bagi Ormas ini. Mengacu pada peran sejarah, peranan Ormas sangat penting dalam mengantarkan Indonesia menuju Kemerdekaan.

Data Kemendagri mencatat hingga hari ini telah ada sekitar 390 ribu Ormas yang terdaftar baik di Kemendagri maupun di Kemenkumham.

“Pemerintah merasa perlu ada pengelolaan yang baik agar potensi Ormas yang besar ini bisa diarahkan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Lutfi menambahkan, pemerintah melalui kemendagri terus menerus melakukan penguatan bagi ormas dalam berbagai bentuk dengan bersinergi dengan berbagai pihak sehingga pada waktunya Ormas sudah menjadi Ormas yang kekinian yang profesional, mandiri dan bermanfaat kepada rakyat.

Dalam sambutan mewakilli Gubernur Sumatera Utara, Ir. Ibnu Sri Hutomo menyatakan rasa gembiranya kegiatan seperti ini dilaksanakan di Sumatera Utara. Dia mengatakan, pada dasarnya tujuan Ormas sama yaitu untuk turut serta dalam pembangunan di Indonesia.

“Pemerintah menyadari bahwa pembangunan tidak bisa tercapai hanya dengan peran Pemerintah semata tapi juga perlu dukungan masyarakat, khususnya Ormas,” paparnya.

Sementara itu, M. Ari Setiawan  mengatakan dalam pemaparannya bahwa untuk membangun negara sebesar ini dibutuhkan berbagai partisipasi termasuk masyarakat yang tergabung dalam Ormas.

Sedangkan Agung Wijaya  dalam paparannya tentang kesetaraan gender dan inklusi sosial mengatakan bahwa kesetaraan gender merupakan hak setiap individu khususnya para wanita.

“Seringkali kaum perempuan tidak dilibatkan dalam perencanaan apapun apalagi dalam diskusi publik yang sebenarnya juga menyangkut masa depan mereka sehingga ke depan perlu perbaikan dalam kesetaraan gender bagi perempuan dan kaum difabel,” tuturnya.

Adapun  paparan Tri Agung kristanto, menekankan bahwa Ormas dalam aktifitasnya harus mempublikasikan kegiatannya agar dapat diketahui publik sehingga perlu hubungan yang baik dengan media, pemerintah juga merasa perlu mengetahui aktivitas Ormas agar nantinya dapat diberi penilaian  sebagai penghargaan yang mempunyai prestasi dibidangnya yang hal ini telah dilakukan oleh kemendagri.

Sementara itu, dalam laporan panitia penyelenggara, Prayogo Heri Cahyono, SE, MM, Kepala Subdirektorat Kemitraan dan Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan menyampaikan bahwa telah hadir 200 orang peserta yang berasal dari anggota Ormas di  Provinsi Sumatera Utara.

“Kegiatan hari ini diselenggarakan dengan maksud untuk menjalin komunikasi antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Organisasi Kemasyarakatan dalam rangka membangun bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” pungkas  Prayogo. (Zul dan Endi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here