Beranda NAKER Dwi Anto: 12 Agensi Luar Negeri Ikuti Employment Business Meeting BNP2TKI 2018

Dwi Anto: 12 Agensi Luar Negeri Ikuti Employment Business Meeting BNP2TKI 2018

81
0
BERBAGI

SERPONG – SEBANYAK 12 mitra agensi pencari kerja dari luar negeri mengikuti kegiatan Employment Business Meeting BNP2TKI di Gedung Garuda, Hall 5, ICE Building, BSD, Serpong pada Jumat (26/102018). Negara pencari kerja itu meliputi, Kanada, USA, Jepang, Rumania, Bukarest, Kuwait, Jordania, Arab, Mesir, Libya, Malaysia, Fiji, Timor Leste, dll.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Direktur Kerjasama Luar Negeri BNP2TKI, Fredi Martin ini diawali dengan 2 paparan dari Atase Tenaga Kerja (Atnaker) di Osaka, Mirza, dan dari Kuwait, Alamsyah. Dalam paparannya, Atnaker Osaka menjelaskan tentang   adanya permintaan tenaga kerja di luar sektor kesehatan yang berjalan selama ini.

Terkait permintaan itu, Atnaker membawa 2 agensi perekrutan dari Jepang, untuk ketemu dengan mitranya Perusahan Penempatan Pekerja  Migran Indonesia (P3MI).

Sementara Atnaker dari Kuwait, Alamsyah melihat masih sedikitnya PMI di Kuwait padahal permintaannya cukuplah besar. Dia menjelaskan, selama ini pekerja yang sudah ada di Kuwait yaitu di sektor kesehatan dan sektor oil and gas.

Ditemui usai menghadiri EBM, Direktur Promosi BNP2TKI, Dwi Anto mengatakan Forum EBM ini merupakan program rutin BNP2TKI setiap tahunnya. BNP2TKI sebagai lembaga pemerintah yang fokus pada fasilitasi untuk mempertemukan lebih dari 20 P3MI sebagai supplier dan Agensi sebagai buyer. Dalam TEI 2018 yang dilaksanakan oleh Kementerian Perdagangan RI bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Provinsi Banten, BNP2TKI bermitra dengan sejumlah P3MI sebagai mitra dari agency luar negeri.

“Sektor yang paling banyak mendapatkan permintaan hingga hari keempat adalah construction, welder, supir truk, plantation atau perkebunan. spa therapy. hingga restaurant. Intinya, hampir semua sektor formal banyak dicari users dari luar negeri,” kata Dwi.

Dalam pertemuan EBM ini,  BNP2TKI mempertemukan agensi dari dalam dan luar negeri untuk mencari peluang-peluang yang baru dan meningkatkan hubungan kerja dengan mitra  kerja yang sudah terbangun selama ini.

Dwi menambahkan, usai paparan dari para panelis perwakilan pemerintah di luar negeri, pertemuan dilanjutkan dengan one in one meeting antara kedua mitra dari dalam dan luar negeri.

Sebelumnya, kata Dwi, juga sudah berlangsung forum  EBM dengan agensi dari Polandia, pada Rabu, (24/10) lalu di JHL Solitaire Serpong Tangerang. Polandia saat ini membutuhkan sebanyak 20.000 tukang las terampil dengan grade 2 G dan 3 G. Ada 3 agensi yang datang yaitu Vistula Venture, Easy  Work Polska, dan Potenziap Biznesu.

BNP2TKI juga memfasilitasi ketiga agensi Polandia itu untuk melihat langsung praktek kerja para pekerja las di Balai Besar Latihan Kerja Internasional (BLKI) di kota Serang, Banten.

“Polandia membutuhkan banyak pekerja las di berbagai sektor industri maritim dan galangan kapal, dan supir truk ” ujar Dwianto.

Pada TEI 2018 ini, stand BNP2TKI juga menghadirkan 12 Institusi Pendidikan dan Vocational Training dari sektor-sektor unggulan seperti Hospitality, Kesehatan, Manufaktur dan IT untuk mengisi Booth yang telah disediakan dan juga menampilkan Skill Demonstration selama kegiatan TEI berlangsung. BNP2TKI juga akan menampilkan produk-produk hasil pemberdayaan PMI Purna yang diharapkan dapat menjadi peluang bisnis dengan buyer/ pengusaha dari luar negeri. (Zul)

Berikut petikan wawancara dengan Dwi Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here