Beranda Nasional Soedarmo: Ormas Mitra Pemerintah dalam Pembangunan

Soedarmo: Ormas Mitra Pemerintah dalam Pembangunan

15
0
BERBAGI

MANADO – KEMENTRIAN DALAM NEGERI melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum menggelar Forum Kemitraan Organisasi Kemasyarakatan dalam rangka Peningkatan Kapasitas Kelompok Perempuan, Penyandang Difabel, dan Kelompok Rentan/Marjinal Lainnya bertempat di Ballroom Hotel Sintesa Peninsula Manado pada tanggal 25 Oktober 2018.

Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKNRM) Tahun 2018. PKNRM sendiri merupakan perhelatan nasional yang bertujuan menunjukkan kepada masyarakat mengenai aksi nyata pemerintah dalam mengimplementasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental. Acara dibuka oleh Soedarmo, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

“Ormas menjadi aset berharga bagi bangsa Indonesia. Hari ini, terhitung ada 393.655 Ormas yang terdaftar di Pemerintah. Padahal, 2 minggu lalu, jumlah Ormas masih berjumlah 390.000. Ini berarti ada pertambahan sekitar 3.000 Ormas dalam jangka waktu beberapa minggu.” ujar Soedarmo.

Soedarmo mengatakan bahwa hal ini menunjukkan betapa besarnya potensi Ormas di Indonesia. Pemerintah harus bisa menjadi pembina Ormas yang baik agar dalam berkegiatan Ormas bisa menjadi mitra yang baik dalam bersama-sama membangun Bangsa dan Negara. Pemerintah akan mengapresiasi Ormas dan Pemerintah Daerah yang telah melakukan pembinaan Ormas di daerahnya melalui ajang Penghargaan Terhadap Ormas yang akan diadakan pada tangal 6 November 2018, dimana tahun ini sudah menjadi tahun kedua Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan kepada Ormas yang telah berkontribusi dalam pembangunan Bangsa Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Meiki M. Onibala, M.Si, menyampaikan selamat datang di kota manado. Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Meiki  menyampaikan bahwa kegiatan Forum Kemitraan semacam ini menjadi penting untuk diadakan sebagai sarana berkomunikasi  dalam rangka menyelesaikan masalah yang dihadapi bangsa ini dalam bidang peningkatan kapasitas kelompok perempuan, penyandang difabel, dan kelompok rentan/marjinal lainnya.

“Jika semua ini dilakukan maka akan berkontribusi bagi visi Sulawesi Utara yang berdikari dalam bidang ekonomi,” tegas Meiki.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembekalan materi bidang Politik dan Pemerintahan Umum kepada para peserta dari Sekretaris Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Didi Sudiana, SE., MM, Direktur Organisasi Kemasyarakatan, Drs. Lutfi T.M.A., M.Si, Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Dr. Prabawa Eka Soesanta, S.Sos,. M.Si, Plt. Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya, Drs. Syarmadani, M.Si dan Direktur Kewaspadaan Nasional, Dr. Drs. Akbar Ali, M,Si.

Dalam paparannya, Didi Sudiana menyampaikan bahwa di kalangan generasi muda sendiri banyak yang belum memahami ideologi bangsa, dan Pemerintah berharap melalui peran serta masyarakat yang tergabung dalam ormas bisa memberikan kontribusi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat kita, khususnya generasi muda.

Sementara itu, Direktur Organisasi Kemasyarakatan, Lutfi menegaskan bahwa Pemerintah saat ini sangat berkomitmen dalam menjalankan roda pembangunan, dan diharapkan peran serta Ormas agar pembangunan yang sudah berjalan di rute yang benar ini bisa terus berlanjut.

Terakhir, Syarmadani selaku Plt. Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya menekankan peran Ormas sebagai mitra pemerintah, yang bisa diajak memberikan kritik dan saran yang positif dalam rangka bersama-sama membangun bangsa. (zul dan endi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here