Beranda Budaya Jadikan Jakarta Kota yang Indah, Taufan Terus Kampanyekan 5 Tertib

Jadikan Jakarta Kota yang Indah, Taufan Terus Kampanyekan 5 Tertib

103
0
BERBAGI
BOGOR – SEBAGAI ibukota negara, Jakarta tentu harus tetap terjaga keindahan dan kenyamanan baik bagi warganya maupun bagi pendatang.
Karena itu, guna terus menata kotanya, Kesbangpol DKI Jakarta mengajak warganya untuk terus membantu pemerintah. Ajakan ini disampaikan Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Taufan Bakri ketika membuka Kegiatan bertema “Dialog Interaktif Generasi Muda dalam Sukses 5 Tertib Angkatan Ke 5 Tahun 2018.”
“Program tertib akan lebih cepat berhasil apabila pemerintah DKI Jakarta didukung sepenuhnya oleh aparat Pangdam Jaya Polda Metro Jaya dan seluruh komponen masyarakat terutama para generasi muda di Bogor, Selasa (7/11/2018).
Menurut Taufan, kegiatan Dialog Interaktif Generasi Muda dalam Sukses 5 Tertib meliputi Tertib Hunian, Tertib Buang Sampah, Tertib PKL Tertib Lalu Lintas dan Tertib Demo.
Jakarta, lanjutnya, adalah sebuah kota modern yang terbuka bagi semua pendatang. Semua komunitas mempunya hak dan kewajiban yang sama  termasuk dalam partisipasinya membangun Jakarta sebagai kota modern. Seluruh elemen masyarakat harus  bisa saling memberi dan berbagi serta untuk mengaktualisasikan diri tanpa harus menginjak-injak hak individu atau kelompok lainnya.
Pemerintah DKI Jakarta memahami kewajibannya untuk melakukan perbaikan kehidupan yang layak huni seperti keamanan, infrastruktur kesehatan hingga pendidikan.  Pada saat yang sama Jakarta dituntut untuk terus berinovasi untuk selalu memaksimalkan fungsi-fungsi perkotaan yang sudah ada dan juga mengembangkan fungsi-fungsi kota yang baru.
Taufan menontohkan, pembangunan Kesenian Jakarta sebagai ini ruang Everest yang indah di mana para pekerja seni dan kebudayaan bisa mempancarkan karya-karya di berbagai lorong dan sudut kota guna jadikan keindahan bagian utama dari ibu kota.
Karena itu, untuk mewujudkan prinsip kota modern ini jelas pemerintah ibukota tak akan bisa bekerja sendiri melainkan harus kerjasama dari berbagai elemen masyarakat, pakar, alim ulama dan pekerja agama, seniman, jurnalis guru dan dosen dokter Insinyur,  arsitek,  hingga pengusaha. Termasuk kejasama dengan lembaga wakil rakyat dan juga lembaga keamanan serta penegakan hukum.
“Ibukota menjadi milik semua termasuk dalam pengelolaannya semangat permusyawaratan dan perwakilan perlu dihidupkan kembali untuk bergotong-royong membangun kota Jakarta yang aman nyaman dan tertib sehingga visi misi gubernur dan wakil Gubernur provinsi DKI Jakarta kota maju, Lestari dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaan keadilan dan kesejahteraan bagi semua,” pungkas Taufan. (Zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here