oleh

Mendagri Lantik Eselon I, II, III, dan IV serta Serahkan SK PLT Kemendagri dan BNPP

JAKARTA – MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I), Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Pejabat Administrator (Eselon III), dan Pejabat Pengawas (Eselon IV) serta  menyerahkan  Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Pelantikan dilakukan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lt. 3, Kantor Kemendagri, Jl. Medan Merdeka Utara No. 7, Jakarta Pusat, Selasa (19/02/2019).

Kegiatan ini dimulai dengan  Pembacaan Putusan; Keputusan Presiden, Keputusan Menteri Dalam Negeri, dan Keputusan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilanjutkan dengan prosesi pelantikan, pengambilan sumpah janji jabatan yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Dalam kata sambutan pelantikannya, Tjahjo mengucapkan selamat atas dilantiknya para pejabat dan berharap mampu melaksanakan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab. 

“Selamat atas penugasan dalam berbagai jabatan. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Saya harap semua amanah bisa dikerjakan dengan fokus dan bertanggung jawab sesuai bidang yang dikuasai, Selamat bertugas! selamat mengemban amanah!,” kata Tjahjo.

Selain itu, Ia juga  meminta jajarannya untuk memperhatikan tiga aspek dalam mengelola pemerintahan.

Pertama, memperhatikan aturan hukum yang ada, jangan sampai membuat peraturan yang melanggar hukum.

Kedua, harus mampu membuat dan melaksanakan tugas sesuai  bidangnya masing-masing.

Dan ketiga, koordinasi dan komunikasi dalam menyusun sebuah keputusan harus mempertimbangkan aspek politis dan sosial.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) juga mengatakan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan peningkatan karir.

“Setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan karir dan prosesnya sangat panjang. Selain itu  orang-orang terpilih dan terbaik ini dipilih sesuai dengan kompetensi di bidangnya masing-masing,” ujar Tjahjo

Diakhir sambutannya, Tjahjo juga mengingatkan seluruh ASN untuk berhati-hati dalam mengahadapi tahun politik, seperti Pemilu Serentak 2019 ini. Selain kehati-hatian dalam membuat kebijakan dan keputusan, kehati-hatian dalam bertutur dan berperilaku, seperti menggerakan jari tangan juga perlu diperhatikan. 

Ia pun kembali menegaskan posisi Kementerian Dalam Negeri yang tegak lurus dan menghormati keterpilihan Presiden yang dipilih rakyat pada tanggal 17 April 2018 nanti.

“Memasuki tahun politik, hingga 17 April 2019 tolong tidak membuat pernyataan yang berkaitan dengan pihak ketiga, yang sensitif jangan dibuat dulu hingga April 2019, yakni setelah pergantian kabinet kerja ini pada 20 Oktober 2019 mendatang. Ingat juga bahwa sistem pemerintahan kita adalah Presidensil, memilih presiden setiap lima tahun sekali, posisi Kemendagri adalah kementerian regulasi yang tegak lurus, siapapun presiden yang dipilih oleh rakyat dan dilantik pada tanggal 20 Oktober 2019 nanti harus kita hormati keterpilihannya,” papar Tjahjo. (Zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed