oleh

Kesbangpol DKI Gelar Rakor Forum Pembauran Kebangsaan

JAKARTA – KESBANGPOL DKI Jakarta menggelar kegiatan pelaksanaan Forum Pembauran Kebangsaan (Rakor bersama Kota) Angkatan 1 tahun 2019 di Swiss Bell Hotel Jakarta, Semen 25 Februari 2019.

Pada kesempatan ini, Plt. Kesbangpol DKI, Drs. Taufan Bakri, M.Si mengucapkan terima kasih atas kehadirannya dan partisipasinya bapak atau Ibu sebagai peserta dengan harapan pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan tertib lancar dan menghasilkan manfaat yang dapat membawa DKI Jakarta aman, damai dan sejahtera. Kesbangpol DKI berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman akan pentingnya pelaksanaan rapat koordinasi bagi para ketua FPK, dalam memperkukuh ketahanan nasional, khususnya di daerah khusus ibukota Jakarta.

Sejalan dengan visi dan misi gubernur provinsi DKI Jakarta, periode tahun 2017-2023 yaitu “Jakarta kota maju lestari dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaban, keadilan dan kesejahteraan bagi semua”. Pada misi kelima “menjadikan Jakarta ibukota yang dinamis sebagai simbol kemajuan Indonesia yang bercirikan keadilan, kebangsaan dan kebhinekaan.

Taufan menjelaskan, peran para ketua dan anggota FPK sangat penting bagi kesuksesan pembangunan di DKI Jakarta karena pembauran kebangsaan secara luas bermakna adanya suasana persaudaraan dan kebersamaan antar semua suku agama dan ras. Tasak humor merupakan bagian penting dalam membangunan kerukunan nasional dalam upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Semangat kebangsaan adalah bagian dari wawasan kebangsaan berdasarkan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara serta pembukaan undang-undang dasar Republik Indonesia tahun 1945,merupakan pendorong dan motivasi dalam mengisi kemerdekaan atau pembangunan guna mempertahankan tegaknya atau kelangsungan NKRI. Seluruh perbedaan di negeri ini harus disatukan oleh rasa kebangsaan ,oleh cinta tanah air, cinta Indonesia.

Melalui kegiatan ini, kata Taufan ingin mengatakan bahwa persoalan bangsa yang besar dan semakin berat ini hanya mungkin diatasi apabila masyarakat termasuk para ketua anggota FPK dan para dewan pembina memiliki kesadaran bersama dalam membangun satu bangsa.
kita harus bersatu di dalam mengatasi berbagai persoalan pembangunan nasional hanya dengan persatuan itulah kita dapat tegak dan berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi serta kepribadian dan berkebudayaan

Dalam kesempatan ini, kami sampaikan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan di provinsi DKI Jakarta telah terbentuk melalui surat keputusan gubernur provinsi Jakarta nomor 61 tahun 2016, yang telah dilakukan perubahan dengan surat keputusan gubernur 12 69 tahun 2017, tentunya dapat dijadikan sarana komunikasi dialog antar tokoh suku etnis dan agama yang nantinya menghasilkan rekomendasi untuk pimpinan daerah dalam menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan di DKI Jakarta.

Terakhir. Kata Taufan saya ingin mengajak bapak atau Ibu selaku tokoh suku etnis dan dewan pembina FPK: Mari kita tingkatkan pemahaman dan penjiwaan nilai-nilai wawasan kebangsaan demokrasi dan hak asasi manusia di kalangan masyarakat dengan demikian diharapkan akan tumbuh dengan mantap persatuan dan kesatuan bangsa.

Taufan menambahkan, dalam menghadapi pilpres tahun 2019 ini mari kita sukseskan pelaksanaan tahapannya dengan tetap menjaga kedamaian persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mari kita dukung pembangunan tata kelola pemerintahan yang baik (good government) dalam lingkungan pemerintah daerah khusus ibukota Jakarta agar memiliki pemerintahan yang bersih efisien akuntabel dan taat hukum sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan forum pembauran kebangsaan,” harapnya. (Zul dan Endi)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed