oleh

Tingkatkan Keamanan, Kesbangpol DKI Jakarta Minta Warga Hidupkan Sistem Lapor 1 x 24 Jam

-Nasional-1.752 views

CISARUA –  KEWASPADAAN Nasional  bangsa Indonesia merupakan sesuatu yang harus dijaga dan dikembangkan. Kejadian Bom Sibolga menunjukkan masih perlu warga menghidupkan kembali sistem keamanan 1 x 24 jam yang pernah ada

Harapan itu disampaikan Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si ketika membuka kegiatan  100 Kader Pemantapan Kader Bela Negara Tahun 2019 di Cisarua, Jawa Barat, Kamis (21/3/2019). 

Menurut Taufan, keamanan nasional bangsa Indonesia amat memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat. 

Kaum muda, kata Taufan dari unsur Karang Taruna, Mahasiswa, dan Ormas perlu bersama Rukun Tangga menghidupkan kemanan 1 × 24 jam.

“Jika ada tamu asing yang berkelakuan aneh, maka mintalah bersama Pak RT untuk menemuinya,”  papar Taufan. 

Kesbangpol DKI Jakarta memahami bahwa di tahun politik ini, suhu politik kian memanas. Fanatisme antar kelompok pendukung masing-masing Calon Presiden haruslah dijaga agar tidak menimbulkan tawuran, anarkhisme dan radikalisme.

Sebagai kelompok strategis, Karang Taruna, Organisasu Kepemudaan dan Ormas tentu bisa membantu Pemda DKI dalam mengantisipasi adanya potensi ancaman dan gangguan yang akan mengganggu jalannya pesta Demokrasi Pemilu Serentak 2019.

Baca Juga:  Dirjen Polpum Berikan Pembekalan Kursus Kader Pimpinan (Suskapin) Resimen Mahasiswa Indonesia

“Suasana kegembiraan pesta demokrasi ini harus kita jaga bersama” paparnya.

Teror Sibolga, kata Taufan itu kita harapkan tidak akan pernah terjadi Jakarta.  Hal ini hanya bisa dimungkinkan bila seluruh warga, termasuk mahasiswa, kaum muda dan anggota Ormas bersama pemerintah dan aparat turut membantu menciptakan sistem keamanan yang kondusif guna menjaga keamanan di masyarakat.

Sementara itu dalam sambutannya, Kasubdit Bela Negara M. Tabdil mengatakan bahwa sejumlah narasumber dihadirkan untuk menjadi narasumber yaitu dari Kodam Jaya, akaemisi, dan motivator.

Dari Kodam Jaya, berbicara soal “Antisipasi ancaman dan gangguan terhadap NKRI serta memantapkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” dari akademisi yaitu Drs Arfan Akilie, M.Si, mengulas soal “Partisipasi Masyarakat dalam Usaha Melaksanakan Bela Pembelaan Negara,”  Amir Hamzah Pemerhati Kebijakan Publik mengulas tentang “Partisipasi Masyarakat dalam Usaha Melaksanakan Pembelaan Negara,” dan Dr. Hamrin, SH.,MH., mengulas soal “Peningkatan Kapasitas dan Kekuatan dalam Menghadapi Ancaman melalui Bela Negara.” (Zul dan Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed