oleh

Tingkatkan Kerukunan, Kesbangpol DKI Jakarta Gelar Turnamen Sepakbola Pelajar 2019

JAKARTA–  KERUKUNAN dan keharminsan antar suku bangsa, etnis dan agama di Jakarta merupakan aset yang harus terus dijaga dan dikembangkan sebagai modal utama membangun ibukota.

Salah satu upaya Kesbangpol DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas kerukunan yaitu dengan menggelar Turnamen Sepakbola antar pelajar SMU Sederajat. Kegiatan bertema  “Sepak Bola Kerukunan Tahun 2019” ini diadakan di Gelanggang Sepakboba Sumantri Bojonegoro Kuningan, Jakarta Selatan selama 2 hari, Sabtu-Minggu, 20-21 April 2019.

Kegiatan in dihadiri segenap unsur  pejabat dari lingkungan Pemda DKI Jakarta, pejabat walikota, unsur Kecamatan dan Kelurahan, Para Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, Peserta Kegiatan Sepakbola Kerukunan, Pendukung Masing Masing Kesebelasan, serta Insan Pers Media Cetak, Elektronik dan Media Sosial.

Dalam sambutan pembukaanya, Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si mengucapkan rasa syukurnya dan terima kasih kepada warga Ibukota Jakarta yang telah menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden di Indonesia Tahun 2019.

“Alhamdulillah,  Pemilu Serentak 2019 berjalan aman, damai dan kondusif. Kita mengharapkan agar kondisi ini terus kita pertahankan bersama sampai memasuki Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah,” papar Taufan yang dalam kesempatan itu didampingi Kasubdit Ketahanan Ekonomi, Seni dan Budaya, Dra. Yayuk S.Hari.

Taufan menjelaskan, Negara tercinta Republik Indonesia dan ibukota DKI Jakarta memiliki beragam suku bangsa, adat istiadat,  agama serta kepercayaan. Mereka hidup berdampingan, berbaur antar etnis dan suku menjalin kerukunan hidup antar umat beragama sebagai bentuk keberagaman yang dimiliki Bangsa Indonesia.

Kerukunan ini, lanjut  Taufan, tentu harus dirawat, dan dikembangkan. Karena itu, kegiatan Sepak Bola Kerukunan ini memang maksud dan tujuannya untuk menjalin silaturahmi, kebersamaan, rasa kekeluargaan, serta memperluas pengetahuan untuk memperkaya informasi dalam kaitannya dengan Peningkatan Kerukunan Antar Umat Beragama.

“Kita ingin selalu tercipta iklim kondusif di Ibukota Jakarta,” papar Taufan.

Kesbangapol DKI Jakarta mengharapkan, melalui jalinan kebersamaan dalam kegiatan ini masyarakat semakin paham dan mengerti bahwa bagaimanapun kondisi dan karakter yang berbeda tetapi kita terus dapat hidup harmonis, bertoleransi hidup berdampingan dengan aman, rukun, bersatu padu, bergandeng tangan, untuk membangun Kota Jakarta yang kita cintai bersama ini.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu wujud upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam terus membangun, membina kerukunan hidup antar umat beragama dan terkandung maksud untuk menanamkan nilai-nilai dasar kerukunan hidup umat beragama kepada setiap elemen-elemen masyarakat, yang pada akhirnya diharapkan terus memantapkan dan mewujudkan keharmonisan bangsa dalam arti yang seluas-luasnya sejalan tuntutan perubahan lingkungan strategis global.

“Kita akan terus berupaya memprogramkan kegiatan ini dalam rangka membangun kerukunan umat beragama yang dinilai penting dalam meningkatkan pemahaman keberagaman dan keharmonisan di kalangan pelajar di DKI Jakarta,” imbuh Taufan.

Pada hari Minggu, Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si memberikan Piala Juara Pertama kepada Pondok Pesantren SMA Minhajul Juro yang berhasil mendapatkan piala dan hadiah uang tunai Rp. 10.800.000.

Dalam laga selama 2 hari ini Sepak Bola Kerukunan Tahun 2019 keluar sebagai juara pertama diraih Pondok Pesantren Minha Jurrosyidin, Pondok Gede Jakarta mengalahkan SMA Negeri 5 dengan skore 2-1.  Dengan demikian SMA Negeri 5 menempatan juara 2 dan juara 3 diraih oleh SMAN 67. (Zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed