oleh

Dirpoldagri Syukuri Pemilu 2019 Tegaskan Berjalan Sukses

JAKARTA – PELAKSANAAN Pemilu Serentak 2019 yang berlangsung pada 17 April 2019 telah berjalan dengan tertib, lancar, demokratis dan bermatabat.

“Penyelenggaraan Pemilu Serentak ini harus kita akui merupakan kegiatan yang tidak mudah. Dan kita bersyukur Pemilu 2019 ini sudah berjalan dengan sukses, Luber dan Jurdil,” ujar Direktur Politik Dalam Negeri Kemendagri, Drs. La Ode Ahmad, AP. M.Si ketika memberikan sambutan pada  kegiatan “Forum Komunikasi  Sosial dan Pembahasan Isu-Isu Strategis Politik Dalam Negeri” di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Dirjen Polpum Kemendagri, Didi Sediana, SE, MM, Kasubdit Fasilitasi Lembaga Pemerintah dan Perwakilan, Dedi Taryadi, SH., M.Si Kasubdit Pendidikan Etika & Budaya Politik, Cahyo Ariawan, M.Si, dan Kasubdit Implementasi Kebijakan Politik, Drs. Bangun Sitohang, MM.  

Menurut La Ode, Pemilu 2019 dinilai rumit karena pemilihan presiden (pilpres) digelar serentak dengan pemilu legislatif (pileg) dan semuanya dilaksanakan dalam satu hari. Meski ada beberapa masalah di sejumlah tempat, tetapi secara keseluruhan, pemilu serentak yang digelar untuk pertama kali di Indonesia itu berjalan tertib, lancar, dan damai.

Dari sisi partisipasi pemilih, kata La Ode, Pemilu 2019  menunjukkan tingkat partisipasi pemilih di atas 80%. Dan jumlah pemilih pada daftar pemilih tetap (DPT) di Pilpres 2019 sebanyak 192,8 juta atau tepatnya 192.828.520.

La Ode menambahkan, Pemilu Serentak ini untuk luar Jakarta ada lima kertas suara yang harus dicoblos.  Kita bersyukur pemilih umumnya bisa mencoblos dengan lancar surat suara capres-cawapres, calon anggota DPR, calon anggota DPD, calon anggota DPRD provinsi, dan calon anggota DPRD kabupaten/kota. Proses pencoblosan pun berjalan cepat karena banyak tempat pemungutan suara (TPS) yang menyediakan empat bilik suara.

“Kita berharap, Pemilu ini menghasilkan good government dan pemerintah yang legitimate  sehingga semakim maju dan semakin bermartabat dalam perekembangan demokrasi yang semakin mantap,” harap La Ode

Kepada peserta yang hadir, La Ode juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah ikut mencoblos pada 17 April lalu.  

Secara hukum, lanjutnya, Pemilu memberi landasan Yuridis bagi terpilihihnya wakil rakyat dan pemimpin baru.  Pemilu juga telah mengembangkan sikap antar warga untuk saling menghormati, Luber dan Jurdil dan tidak ikut menyebar Hoax dan ujaran kebencian.

Pada kesempatan itu, Kemendagri juga mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada penyelenggara baik warga sipil maupun aparat yang telah meninggal dunia.

Sementara itu, dalam laporan kegiatannya, Kasubdit Fasilitasi Peningkatan Demokrasi Ditjen Polpum Kemendagri, Rahmat Santoso mengatakan kegiatan ini dimaksud sebagai forum diskusi dari semua elemen masyarakat guna membicarakan isu-isu strategis khususnysa isu pasca pencoblosan pada 17 April lalu.

Rahmat mengatakan, kegiatan bertema “Membangun Demokrasi Cerdas Pasca Pelaksanaan Pemilu Tahun 2019” ini dhadiri 100 peserta dari unsur-unsur pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agamamawan dan tokoh perempuan ini diadakan di Hotel Royal Kuningan, Jumat (17/5/2019). 

Adapun narasumbernya yaitu Drs. Bambang Gunawan, M.Si, Direktur Informasi dan Komunikasi Polhukam, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, dan Dr. Nurliyah Nurdin dari Akademisi.

“Kegiatan ini juga merupakan wahana sosialisasi dan edukasi politik bagi masyarakat, kaum muda, dan kaum perempuan,” pungkasnya. (Zul dan Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed