oleh

Kesbangpol DKI Jakarta Harapkan Peserta Kemah Pembauran Menjadi Agen Perekat Bangsa

-Budaya-321 views

Sentul – Dinamika kehidupan masyarakat di ibukota Jakarta merupakan barometer bagi daerah. Karena itu, guna terus menjaga keharmonisan antar etnis agar tetap hidup dengan rukun dan damai di Jakarta, diperlukan  komunikasi yang intensif guna mencegah terjadinya gejolak antar etnis yang tidak diharapkan.

“Saya harapkan dari  kegiatan ini dapat memberikan wawasan kepada masyarakat akan pentingnya Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan disebarluaskan kepada generasi penerus sehingga dapat memperkokoh ketahanan nasional akan semakin pada umumnya di DKI Jakarta. Intinya, kami ingin kader FPK nantinya bisa menjadi agen perekat Bangsa,” ujar Kasubdit Pembauran Bangsa Kesbangpol DKI Jakarta, Herlina, S.Sos, MH ketika membacakan sambutan mewakili Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si yang berhalangan di Sentul, Selasa Malam (25/6/2019).

Henurut Herlina, sejalan dengan perkembangan dan kedudukan Jakarta sebagai ibukota negara kesatuan Republik Indonesia sebagai pusat kegiatan pemerintah di bidang ekonomi, politik, budaya, pendidikan, Jakara memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan provinsi lainnya. Dari sisi kesibukan, Jakarta mempunyai beban tugas dan tanggung jawab dan tantangan yang dihadapi lebih kompleks.

Baca Juga:  Kesbangpol DKI Jakarta Gelar Kegiatan 5 Tertib untuk Angkatan Ke-5

Di tengah dinamika itu, Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran penting bagi pembangunan di DKI Jakarta khususnya dalam menjalin hubungan komunikasi informasi,  konsultasi dan kerjasama antar warga masyarakat sehingga permasalahan dapat terselesaikan dengan baik.

“FPK bertujuan untuk menumbuhkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghargai, saling menghormati, dan saling mempercayai diantara anggota masyarakat berbagi suku, ras atau etnis sehingga ketentraman dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dari ancaman terhadap keutuhan negara.

Kepada peserta kegiatan, Herlina menjelaskan forum ini merupakan implementasi atau tindakan lanjut nomor 34 tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemerintah di Daerah Pemerintah DKI Jakarta. Keberadaan Forum  ini juga bisa dilihat dari Peraturan Gubernur Nomor 5 tahun 2013 tentang pedoman pembentukan FPK di Provinsi DKI Jakarta.

Herlina mengharapkan, melalui FPK ini nantinya dapat dijadikan sarana komunikasi dialog antar tokoh suku, etnis dan agama yang kiranya dapat memberikan rekomendasi untuk pimpinan daerah dan tidak menutupi kemungkinan bahwa dalam kehidupan masyarakat yang penuh dinamika ini seringkali terjadi konflik walaupun hal tersebut tidak pernah kita harapan bersama. Timbulnya konflik bisa mengganggu stabilitas keamanan dan ketidak harmonisan antara etnis dan agama dan secara luas. Ini tidak kita inginan tentunya karena persaudaraan kita lebih penting di atas perbedaan suku, agama dan ras.

Baca Juga:  My microwave is too small to fit the microwave popcorn bag

Masih membicarakan FPK, Herlina menuturkan, FPK merupakan bagian penting dari kerukunan nasional dalam upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, diperlukan fasilitasi forum pembauran kebangsaan sehingga dapat dipahami oleh masyarakat secara luas, pemerintah daerah dan masyarakat sebagai fasilitator Forum Pembauran Kebangsaan di tingkat lokal sangat berperan penting terhadap terjadinya iklim yang kondusif yang memungkinkan adanya perubahan sikap agar kemajemukan dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia.

Pasca pemilu serentak, masyarakat diharapkan tetap menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.  Hormati hasil akhir tahapan-tahapan sengketa yang sedang dalam proses melalui MK dengan mengedepankan Azas Keadilan sehingga Para Konstentan, harus tetap menjunjung tinggi persatuan Indonesia apalagi dalam putusan MK diumumkan perlu peningkatan kewaspadaan.

“Kami mengharapkan kader-kader FPK terus mengajak warga untuk tetap menjaga ketentraman dan ketertiban di Jakarta,” harap Herlina. (Zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed