oleh

Kesbangpol DKI Jakarta Minta Elit Politik Rajut Kembali Persatuan dan Kesatuan Bangsa

-Politik-223 views

JAKARTA –  PLT. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si mengatakan sesuai dengan hasil sidang Mahkamah Konstitusi Nomor 01/PH7PU/PRES/XII/ 2019 tanggal 27 Juni 2019 yang menentukan pasangan 01 Ir. H.Joko Widodo dan Prof.  KH. Ma’ruf Amin dalam posisi yang memenangkan sidang perselisihan sengketa presiden di Mahkamah Konstitusi maka seluruh pihak kini harus kembali kepada tugas untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya minta para elit politik agar menjaga kembali persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan ini modal utama kita membangun bangsa,” ujar Taufan.

Menurut Taufan, tahun 2019 ini merupakan tahun politik karena adanya Pemilu serentak yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres), pemilihan legislatif (Pilem), dan sidang Mahkamah Konstitusi. 

Dalam sambutannya, Taufan mengatakan, pembangunan sistem politik demokrasi merupakan dan menjadi agenda utama dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita sudah menyaksikan bersama tahun politik ini telah memunculkan carut-marut dan konflik baik yang berdimensi sosial.

“Yang kita khawatirkan masyarakat menjadi tersegmentasi sehingga kondisi persatuan dan kesatuan bangsa dirasakan menjadi semakin longgar dan ini bisa menghambat kemajuan bangsa terutama dalam upaya mempercepat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Taufan.

Baca Juga:  Sukseskan Pemilu Serentak, Kesbangpol DKI Jakarta Jalin Kemitraan dengan Partai Politik

Kesbangpol DKI Jakarta menegaskan, yang tantangan besar dalam kehidupan berdemokrasi kita yang harus segera mempersatukan kembali 01 dan 02 menjadi 03 sesuai Pancasila yaitu persatuan Indonesia.

Oleh karena itu, kata Taufan, guna mengantisipasi hal tersebut maka penting dibutuhkan sikap dan perilaku seluruh komponen bangsa untuk tanggap dan Polri serta mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan munculnya ancaman dan hambatan tersebut antara lain dengan dengan terus-menerus berupaya memupuk dan memantapkan semangat kebersamaan keberagaman zaman dan kebangsaan tanpa memandang suku agama ras dan status sosial sekaligus berusaha membangun kohesi sosial kesadaran kolektif guna mewujudkan suasana kehidupan bersama yang aman damai dan harmonis dengan dilandasi oleh semangat cita-cita perjuangan bangsa yang bersumber pada kondisi objektif nasionalisme Indonesia yang telah diamanatkan dalam Pancasila dan undang-undang Dasar 45.

Dalam konteks itulah pada momentum yang baik ini, Kesbangpol DKI Jakarta mengajak para kader perempuan partai politik untuk bersama-sama bahu-membahu mewujudkan semangat kebersamaan persatuan dan kesatuan manisan guna mewujudkan suasana kebersihan hidupan bersama yang aman damai dan harmonis sekaligus warna dan nuansa positif sebagai sarana pendidikan politik yang dewasa santun dan beretika yang akan berdampak menjadi kekuatan pendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan khususnya di Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga:  Kawal Pemilu 2019, Kesbangpol DKI Terus Gencarkan Peningkatan Pemahaman UU Pemilu

“Saya mengharapkan kader-kader politik perempuan agar menjadi pelopor perekat keragaman dan pemersatu kemajemukan agar Jakarta yang multi etnis multi budaya Mesir agama serta multikultural tetap damai nyaman dan aman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pinta Taufan.

Pada kesempatan itu, Kasubdit Fasilitas Kelembagaan, Drs. Tumpal Datner, MM mengatakan narasumber pada kegiatan ini yaitu dari Polpum Kemendagri, Syamsuddin dan narsumber dari Anggota DPRD. (Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed