oleh

Taufan Ajak 100 Mahasiswa Perangi Narkoba dan Seks Bebas

-Nasional-278 views

Cisarua – Peredaran narkotika saat ini sudah sangat merisaukan masyarakat. Di Jakarta hampir zat terlarang yang mematikan ini sudah menyebar di setiap Rukun Warga (RW).

Karena itu, guna mengantisipasi dan mencegah peredaran Narkotika, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta menggelar kegiatan Dialog Interaktif “Pencegahan Penyalahgunaan dan Penanggulangan Narkotika 2019.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta DKI Jakarta, Drs.Taufan Bakri, M.Si ini dilakukan di Hotel Ria Diani, Cisarua, Rabu (24/7/2019).

Dalam sambutannya, Taufan mengatakan di era penuh kebebasan ini, kaum muda dihadapi dengan persoalan gaya hidup bebas, seks bebas, dan konsumsi narkoba. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, gaya hidup Lesbian dan Homesexual dan Trans Gender (LGBT) ini juga sudah mulai berkembang di masyarakat.

“Remaja dan anak-anak kini juga sudah mulai ditarget untuk mengkonsumsi narkoba lewat produk sejenis permen,” ujarnya.

Taufan mengharapkan, agama merupakan benteng yang kuat untuk mencegah pemakaian narkoba dan menjauhkan gaya hidup bebas.

Kepada mahasiswa Taufan mengajak agar mereka jangan meninggalkan kewajiban sholat, membaca Al Quran maupun pergi ke rumah ibadah bagi pemeluk agama lain.

Baca Juga:  Atur Tata Kelola Ormas, Kemendagri Gelar Kegiatan Bimtek Sistem Informasi Ormas bagi Pengurus Ormas

Pada kesempatan itu, Taufan meminta tolong kepada mahasiswa baik yang aktif di organisasi ekstra mahasiswa maupun yang tidak aktif agar menyebarluaskan ilmu dan pengalaman yang didapat selama kegiatan Kesbangpol DKI Jakarta.

“Bantu ingatkan mahasiwa lain agar jangan mencoba mengkonsumsi narkoba dan menjauhi seks bebas,” harapnya.

Sementara itu, dalam laporan kegiatannya, Kasubdit Orang Asing dan Ormas Asing, Hazliani, SH mengatakan Dialog Interaktif Pencegahan Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba Angkatan 4 Tahun 2019 dimaksudkan dalam rangka memberikan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda maupun masyarakat di DKI Jakarta.

“Tujuannya adalah dalam rangka menciptakan lingkungan di DKI Jakarta yang bebas dari aksi peredaran dan pemakaian narkoba atau narkotika sehingga para generasi muda dan masyarakat tidak terganggu dalam melakukan proses interaksi di dalam masyarakat sehingga dapat tercapai sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Pesertanya berasal dari;
BEM Universitas Nahdlatul Ulama,
Senat Mahasiswa Telkom Jakarta, Hima Ekonomi Universitas Islam As-Syafi’iyah, BEM FISIP Universitas Bung Karno,
Universitas Profesor Doktor Moestopo.

Baca Juga:  Rendam Irisan Mentimun 12 Jam dan Rasakan Manfaatnya

Adapun Narasumbernya yaitu dari BNN, Akademisi, dan Motivator. (Zul dan Endi).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed