oleh

MPW Pemuda Pancasila Sumbar Luruskan dan Damaikan Kesalahpahaman di MPC Kab. Agam

-Nasional-339 views

Jakarta, Kesbang.com – Dinamika organisasi internal di dalam tubuh Pemuda Pancasila mencerminkan kedewasaan para pengurus dalam menghadapi setiap permasalahan.

Dinamika internal yang terjadi di Kabupaten Agam antara Mantan Ketua Majelis Pimpinan  Pertimbangan (MPO) Budar B. Burhan dengan Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Sumbar, Erick Hariyona yang menyoal legalitas Pemuda Pancasila Sumbar untuk hadir di MUBES di Hotel Sultan, Jakarta sejak Sabtu-Senin 26-29 Oktober, ternyata sudah diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

Dalam pertemuan yang berlangsung  pada Jum’at Sore (25/9/2019), hadir Mantan Ketua MPO Budar, Ketua MPC Kab. Agam, Hidayatullah beserta jajarannya dan juga dihadiri Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumbar, Erick dan jajaran pengurusnya.  Isi utama pertemuan  yaitu mengklarifikasi permasalahan soal keabsahan Muscab Kab. Agam seperti tertulis dalam surat bernomor 1.7/MPC-PP.AG/IX/2019 perihal Klarifikasi Muscab Kab. Agam. Kabarnya surat tersebut juga sudah dikirimkan kepada Ketua  Umum Pemuda Pancasila, Japto S. Soerjosoemarno.

“Kami sepakat bahwa masalah internal ini sudah kami selesaikan dengan mempertemukan antara Bang Budar dengan Ketua MPW PP Sumbar, Bang Erick Hariyona,” ujar  Wakil Ketua II MPW Sumbar Nisfan Jumadi, SH kepada kesbang.com di  hotel Sultan, Sabtu Malam (27/9/2019).

Baca Juga:  Kawal Tahun Politik, Kemendagri Gelar Forum Demokrasi dengan Mahasiswa dan Dosen

Nisfan menyayangkan, permasalahan internal ini seharusnya diselesaikan secara musyawarah dan mufakat dan tidak perlu diekspose ke media. Dia menjelaskan, kehadiran Bang Erick dan para pengurus MPCke Mubes X di Jakarta secara AD/ART dan Peraturan Organisasi sudah sah yaitu dengan telah dilaksanakannya Muscab di Kab. Agam. Persyaratan Muscab itu memang merupakan hasil Rakornas MPN Pemuda Pancasila di Solo bahwa syarat untuk mengikuti MUBES seluruh MPC yaitu sudah menyelenggarakan Muscab di wilayah masing-masing.

“Gak mungkin dong Ketua    dan para Ketua MPC di Sumbar akan hadir di sini jika  belum mengadakan Muscab,” imbuh Nisfan yang juga seorang pengacara kondang di kota Padang.

Meski masalah ini sudah diselesaikan secara musyawarah, kata Nisfan, MPW Sumbar tetap akan melanjutkan ke jalur hukum terkait adanya pemalsuan dokumen berupa Kop Surat dan Stempel yang  digunakan oleh Huta Surya, ST yang mengaku sebagai Ketua MPC Kab. Agam.

Padahal, lanjut Nisfan, Huta belum sah sebagai Ketua MPC Kab. Agam karena tidak ada SK Pengangkatan dari MPW Sumbar sementara Ketua MPC Hidayatullah itu sah karena sudah diangkat oleh Ketua MPW Sumbar di mana dalam proses pengangkatannya itu dihadiri 11 dari 16 Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila se Kab. Agam yang diadakan Muscab pada 8 September  di Kec. Tilatang Kamang.

Baca Juga:  Kesbangpol DKI Jakarta Jelaskan Implementasi Pancasila dalam Pembangunan di Jakarta

“Kami menyayangkan keluarnya Surat Klarifikasi yang beredar dan menyudutkan nama baik Ketua  MPW Sumbar. Karena itu, kami akan menempuh jalur hukum untuk melaporkan kader kami yang telah salah jalan,” pungkas Nisfan.

Di tempat terpisah, Sekwil MPW Pemuda Pancasila Sumbar Septri,S.Si,M.Pd., menambahkan agenda prioritas yang akan dikembangkan yaitu peningkatan SDM Pemuda Pancasila yang Unggul, Kompeten  dan berdaya saing yang tinggi.

“Kami akan fokuskan pengembangan SDM PP Sumbar agar siap memasuki era revolusi digital 4.0,” pungkas Septri. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed