oleh

Pengunjung Borobudur Disuguhi Pameran Kelahiran Pancasila

-Pariwisata-1.634 views

KESBANG.COM, BOROBUDUR – Selama kurang lebih dua pekan mulai tanggal 10-24 Agustus 2017, para pengunjung Taman Wisata Candi Borobudur Magelang disuguhi pameran kelahiran Pancasila tepat di loket pintu masuk.

Kepala Balai Konservasi Borobudur, Marsis Sutopo menjelaskan, pameran tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI hasil kerjasama antara Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dengan Balai Konservasi .COM,Borobudur dan Taman Wisata Candi Borobudur.

Sedikitnya 54 panel arsip menarik dan memiliki nilai historis tinggi ditampilkan dalam pameran. Di antaranya dokumen tentang persidangan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), teks pidato Sukarno tentang Pancasila, penyusunan konsep Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, persidangan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang menetapkan Undang-Undang Dasar 1945 dan memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Pameran ini sudah menjadi program dari Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak bulan Juli 2017 lalu dimana mereka sudah menggelar pameran dengan berkeliling tanah air,” jelasnya, kemarin.

Dalam kesempatan yang sama, pengunjung juga diberikan informasi tentang hari lahir hingga sejarah Pancasila melalui poster-poster yang dipasang di sepanjang lorong loket pintu masuk Taman Wisata Candi Borobudur.

Baca Juga:  Show HN: Appsites – Beautiful websites for mobile

Dengan hal tersebut, diharapkan wisatawan yang berkunjung akan kembali mengetahui tentang seluk beluk Pancasila yang saat ini mulai tidak dikenal, khususnya oleh generasi muda.

“Apalagi di bulan-bulan ini jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya. Sehingga langkah ini efektif untuk memperkenalkan nilai Pancasila kepada mereka yang datang, termasuk anak-anak dan pelajar,” imbuhnya.

Direktur Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Triana Wulandari yang membuka langsung pameran mengatakan acara seperti ini sangat penting bagi murid dan guru karena baru kali ini arsip atau notulis asli yang ditulis AK Pringgodigdo selaku notulen pada sidang BPUPKI itu bisa dilihat oleh masyarakat umum. (ivan)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

46 komentar

News Feed