oleh

Bertemu Syekh Haji Ismail Royyan, Ketum Hipmi: Saya Datang untuk Belajar Bukan Mengajar

-Nasional-256 views

JAKARTA — Cendekiawan dunia dari Arab Saudi, Mesir, hingga Uni Emirat kini datang ke Indonesia untuk mempelajari cara mengembangkan Islam yang wasathiyah, toleran, dan rahmatan lil’alamin.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming mengatakan bahwa ulama Nusantara memang rata-rata mempunyai karya klasik yang bisa menjadi sumber dari Islam yang moderat itu.

“Mungkin ini salah satu resepnya. Kita punya banyak ulama hingga pelosok yang mengabdi pada keberagaman,” ujar Mardani lewat akun Instagramnya, Sabtu (5/2/2022).

Maka pada setiap berkunjung ke daerah, dia mengaku hampir selalu menyempatkan singgah di pondok pesantren untuk bertemu para ulama ataupun para santri. “Demi menyerap ilmu dan pembelajaran kehidupan dari mereka,” katanya.

Seperti hari Jumat (4/2) kemarin, Mardani melaksanakan silaturahmi ke Ponpes Babussalam, yang mana pimpinan Ponpes ini adalah Syekh Haji Ismail Royyan. Salah seorang ulama yang amat dihormati di Kepulauan Riau selain beliau juga adalah pengusaha yang pernah menjabat Ketum BPD HIPMI Kepri.

“Saya datang untuk belajar bukan mengajar, untuk menghaturkan hormat saya dan berdoa semoga beliau sehat selalu. Salam Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha,” pungkasnya. (Lp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed