oleh

Christine MB, Kepala Sekretariat Pansel Majelis Rakyat Papua Barat

-Daerah-2.372 views

JAKARTA, KESBANG.COM – Christine MB Merbete, Kapala Bidang Fasilitasi Politik Dalam Negeri Provinsi Papua Barat tidak bisa menyimpan rasa bahagianya. Tugas sebagai kepala sekretariat Panitia Seleksi Majelis Rakyat Papua (MRP) yang ke-2 baru saja diselesaikannya.

“Banyak suka duka Mas, tapi yang penting kita bekerja sesuai tupoksi, yakni memfasilitasi Pansel dalam memilih anggota MRP”, kata Christine kepada Kesbang.com di Kemendagari, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Christine menjelaskan, Majelis Rakyat Papua yang terdiri dari 42 orang tokoh Papua memiliki tugas besar sebagai lembaga yang memberi pertimbangan dan persetujuan kebijakan yang akan disahkan oleh DPRD.

MRP merupakan amanat UU Otsus yang terdiri dari berbagai tokoh mewakili representasi agama, adat, perempuan, yang mencerminkan postur rakyat Papua.

Panitia Seleksi bertugas melakukan seleksi awal dari dua ratusan pendaftar, setelah diseleksi administrasi, tes kemampuan dan pengetahuan, tes psikologi dan terakhir wawancara hingga terpilih dua kali lipat jumlah anggota dan diserahkan kepada Gubernur Papua Barat untuk memilih 42 orang yang akan menjadi anggota MRP.

“Banyak suka duka, ada yang protes ini itu. Tapi kami jelaskan dengan baik bahwa tugas kami hanya memfasilitasi hingga terpilih 42 anggota MRP periode 2017-2022”, jelas Christine.

Anggota Pansel MRP terdiri dari 7 orang yang berasal dari Kepolisian, Kejaksaan, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Akademisi dan tokoh perempuan dan Pemda Papua Barat.

Panitia Seleksi dipimpin oleh Obet Arik Ayok sudah berhasil melakukan tugasnya selama 4 bulan melakukan seleksi MRP sesuai amanat UU Otsus No 21/2001 Jo 35/2014 dan PP No 54 tentang tata cara pemilihan anggota Majelis Rakyat Papua.

“Saya bersyukur bisa memfasilitasi Pansel sampai diajukan 84 nama kepada Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, dan sudah dipilih 42 nama. Pansel bisa bekerja dengan profesional dan transparan sesuai ketentuan yang berlalu. Semoga dapat menjadi bagian dari partisipasi saya membangun Papua yang lebih”, pungkas Christene. (Toha/ Foto: Enhar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 komentar

News Feed