oleh

Pelajar dan Seniman Temanggung Kecam manuver Donald Trump

-Daerah-2.338 views
TEMANGGUNG –  Sebagai bentuk dukungan atas Palestina, puluhan seniman dan pelajar yang tergabung dalam Forum Seniman dan Pelajar Peduli Temanggung, berkumpul di samping kanan kantor DPRD Kabupaten Temanggung Jumat (15/12) siang.

Mereka menggelar aksi  dengan membacakan puisi  secara bergantian untuk mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas kebijakanya memindahkan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Sastrawan  Roro Titi  Sarkoro selaku koordinator aksi menuturkan,  forum solidaritas seniman dan pelajar Temanggung terbentuk secara spontanitas karena terpanggil bersama dunia  ikut menyuarakan rasa  kemanusiaan untuk bangsa Palestina yang tertindas Zionis Israel.  Menurutnya,  forum ini tidak bersifat permanen dan tidak terstruktur kepengurusan.

“Hari ini (kemarin, red) kita baca dua puluh puisi.  Selain dua puluh puisi tersebut, ada empat  tuntutan yang ingin kita sampaikan,”

Pertama, kami mendukung sepenuhnya sikap Presiden RI Joko Widodo yang mengecam keras, mengutuk dan menolak aksi sdepihak Presiden AS Donal Trump yang mengklaim Jerussalem sebagai Ibu Kota Israel, karena jelas-jelas melanggar hukum internasional.

Selanjutnya, mendukung penuh Pemerintah RI yang selalu konsisten berpihak kepada Negara Palestina Merdeka. Lalu, mendesak kepada Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera membatalkan dan menindak tegas manuver Donal Trump karena membahayakan bagi perdamaian dunia.

 “Kami (solidaritas seniman dan pelajar Temanggung) mendesak Pemerintah RI untuk memutuskan hubungan diplomatik  dengan AS serta mengusir Duta Besar AS untuk Indonesia dari Jakarta,” tegasnya.

Ramadlan sekretaris Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Kabupaten Temanggung salah satu peserta aksi menuturkan,  pada aksi solidaritas ini, dirinya membaca puisi dengan judul; Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu.

“Isi dari puisi itu, kami ingin terus memberikan dukungan, bahwa Palestina tidak sendiri, dunia tidak tinggal diam.  Kami terus bergerak dan peduli untuk Palestina, meskipun ada arogansi dari pihak tertentu,” ungkapnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed